Gambar 1

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Gambar 2

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Gambar 3

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Gambar 4

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Gambar 5

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 28 Februari 2015

Waspadai Gejala Kolestrol Tinggi

apakah Anda sering mengalami kesemutan, nyeri dada, atau pegal-pegal tanpa sebab yang jelas? Jangan sepelekan keluhan tersebut, karena ada kemungkinan kadar kolesterol Anda melebihi batas normal. Gejala penyakit kolesterol memang seringkali tidak spesifik, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka sedang memberikan sinyal bahaya dan baru diketahui setelah dilakukan cek laboratorium. Sebagai upaya pencegahan, berikut ulasan mengenai beberapa keluhan fisik yang terlihat sepele, namun perlu diwaspadai sebagai gejala kolesterol tinggi :  

1. Tangan dan kaki sering kesemutan

Kesemutan disebabkan oleh adanya bagian saraf dalam tubuh yang tidak teraliri darah. Hal tersebut salah satunya bisa disebabkan karena terjadi penyumbatan pembuluh darah oleh tumpukan kolesterol. Akibatnya, aliran darahpun tidak lancar. Tak heran jika para penderita kolesterol tinggi sering merasakan kesemutan terutama di bagian tangan dan kaki.


2. Tengkuk dan pundak sering pegal

Pegal di bagian tengkuk dan pundak mungkin sering kita abaikan dan kita anggap karena salah posisi tidur atau kecapaian. Namun jangan salah, rasa pegal di tengkuk dan pundak bisa saja merupakan gejala kolesterol tinggi yang diakibatkan oleh tidak lancarnya aliran darah di daerah tersebut. Tidak lancarnya aliran darah ini biasanya disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah oleh kolesterol yang kadarnya melebihi batas normal.


3. Pusing di kepala bagian belakang

Pusing yang terasa di kepala bagian belakang merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala. Sebaiknya Anda tidak mengabaikan gejala kolesterol tinggi yang satu ini. Mengapa? Karena lama-kelamaan pembuluh darah yang tersumbat di bagian kepala bisa pecah dan menyebabkan penyakit stroke.


4. Tangan dan kaki sering terasa

Pegal di bagian tangan dan kaki yang bukan disebabkan oleh aktivitas berat perlu diwaspadai karena mungkin saja ini adalah indikasi tingginya kolesterol Anda. Sama halnya dengan pegal di bagian tengkuk dan pundak, rasa pegal di bagian tangan dan kaki juga disebabkan oleh adanya penyumbatan pembuluh darah dan aliran darah yang tidak lancar.


5.  Rasa sakit seperti tertusuk di bagian dada sebelah kiri

Kolesterol tinggi bisa juga ditandai dengan gejala berupa rasa sakit seperti tertusuk di area dada sebelah kiri. Ini disebabkan karena adanya penyumbatan pembuluh darah di sekitar jantung. Jika dibiarkan, gejala ini bisa berkembang lebih parah yaitu menyebabkan penyakit jantung.


6. Muncul benjolan di beberapa bagian tubuh

Keadaan dimana terjadi penumpukan lemak dan kolesterol di dalam tubuh mengakibatkan terbentuknya benjolan yang terletak diantara otot dan kulit yang dalam istilah medis disebut lipoma. Lipoma biasanya muncul di daerah leher, punggung, kaki, tangan, dan perut. Gejala berupa lipoma ini bisa berkembang menjadi nyeri dan ganas hingga mengganggu aktivitas tubuh. Untuk mengatasinya, diperlukan tindakan operasi minor / operasi kecil.


Nah, jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, pemeriksaan dilakukan dengan tes darah di laboratorium guna memastikan berapa kadar kolesterol yang Anda miliki.

Dengan mengetahui berapa kadar kolesterol dalam darah dan mengubah pola hidup menjadi lebih positif, misalnya dengan berolahraga secara teratur dan memperbanyak makan makanan sehat, akan membantu Anda untuk terhindar dari komplikasi penyakit yang lebih serius. Tentunya, dana yang Anda keluarkan untuk pengobatan juga tidak terlalu besar. 

Salam Sehat.
- See more at: http://www.apotek-k24.com/post/301/Waspadai-Gejala-Kolesterol-Tinggi-#sthash.kaCYWpWZ.dpuf
apakah Anda sering mengalami kesemutan, nyeri dada, atau pegal-pegal tanpa sebab yang jelas? Jangan sepelekan keluhan tersebut, karena ada kemungkinan kadar kolesterol Anda melebihi batas normal. Gejala penyakit kolesterol memang seringkali tidak spesifik, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh mereka sedang memberikan sinyal bahaya dan baru diketahui setelah dilakukan cek laboratorium. Sebagai upaya pencegahan, berikut ulasan mengenai beberapa keluhan fisik yang terlihat sepele, namun perlu diwaspadai sebagai gejala kolesterol tinggi :  

1. Tangan dan kaki sering kesemutan

Kesemutan disebabkan oleh adanya bagian saraf dalam tubuh yang tidak teraliri darah. Hal tersebut salah satunya bisa disebabkan karena terjadi penyumbatan pembuluh darah oleh tumpukan kolesterol. Akibatnya, aliran darahpun tidak lancar. Tak heran jika para penderita kolesterol tinggi sering merasakan kesemutan terutama di bagian tangan dan kaki.


2. Tengkuk dan pundak sering pegal

Pegal di bagian tengkuk dan pundak mungkin sering kita abaikan dan kita anggap karena salah posisi tidur atau kecapaian. Namun jangan salah, rasa pegal di tengkuk dan pundak bisa saja merupakan gejala kolesterol tinggi yang diakibatkan oleh tidak lancarnya aliran darah di daerah tersebut. Tidak lancarnya aliran darah ini biasanya disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah oleh kolesterol yang kadarnya melebihi batas normal.


3. Pusing di kepala bagian belakang

Pusing yang terasa di kepala bagian belakang merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala. Sebaiknya Anda tidak mengabaikan gejala kolesterol tinggi yang satu ini. Mengapa? Karena lama-kelamaan pembuluh darah yang tersumbat di bagian kepala bisa pecah dan menyebabkan penyakit stroke.


4. Tangan dan kaki sering terasa

Pegal di bagian tangan dan kaki yang bukan disebabkan oleh aktivitas berat perlu diwaspadai karena mungkin saja ini adalah indikasi tingginya kolesterol Anda. Sama halnya dengan pegal di bagian tengkuk dan pundak, rasa pegal di bagian tangan dan kaki juga disebabkan oleh adanya penyumbatan pembuluh darah dan aliran darah yang tidak lancar.


5.  Rasa sakit seperti tertusuk di bagian dada sebelah kiri

Kolesterol tinggi bisa juga ditandai dengan gejala berupa rasa sakit seperti tertusuk di area dada sebelah kiri. Ini disebabkan karena adanya penyumbatan pembuluh darah di sekitar jantung. Jika dibiarkan, gejala ini bisa berkembang lebih parah yaitu menyebabkan penyakit jantung.


6. Muncul benjolan di beberapa bagian tubuh

Keadaan dimana terjadi penumpukan lemak dan kolesterol di dalam tubuh mengakibatkan terbentuknya benjolan yang terletak diantara otot dan kulit yang dalam istilah medis disebut lipoma. Lipoma biasanya muncul di daerah leher, punggung, kaki, tangan, dan perut. Gejala berupa lipoma ini bisa berkembang menjadi nyeri dan ganas hingga mengganggu aktivitas tubuh. Untuk mengatasinya, diperlukan tindakan operasi minor / operasi kecil.


Nah, jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya, pemeriksaan dilakukan dengan tes darah di laboratorium guna memastikan berapa kadar kolesterol yang Anda miliki.

Dengan mengetahui berapa kadar kolesterol dalam darah dan mengubah pola hidup menjadi lebih positif, misalnya dengan berolahraga secara teratur dan memperbanyak makan makanan sehat, akan membantu Anda untuk terhindar dari komplikasi penyakit yang lebih serius. Tentunya, dana yang Anda keluarkan untuk pengobatan juga tidak terlalu besar. 

Salam Sehat.
- See more at: http://www.apotek-k24.com/post/301/Waspadai-Gejala-Kolesterol-Tinggi-#sthash.kaCYWpWZ.dpuf

Jumat, 13 Februari 2015

Sobat Sehat, perubahan suhu yang ekstrim dari panas ke dingin atau sebaliknya di musim penghujan ini, sering menyebabkan respons tidak nyaman pada saluran pernapasan atas, seperti pilek (hidung tersumbat). Ingus yang tidak dikeluarkan saat pilek memang seringkali mengganggu. Namun, hati-hati mengeluarkan ingus dengan cara menghembuskannya kencang-kencang, apalagi bersamaan antara kedua lubang hidung. Ada kemungkinan hal tersebut dapat memicu gangguan pendengaran dan sinusitis - See more at: http://www.apotek-k24.com/post/297/Terlalu-Semangat-Mengeluarkan-Ingus-Bisa-Rusak-Pendengaran-dan-Picu-Sinusitis#sthash.jrxiRWrX.dpuf

Sabtu, 03 Januari 2015

Yang Harus Anda Tau Jika Telapak Tangan Sering Berkeringat

Telapak tangan yang mengeluarkan keringat berlebih seringkali menyebabkan orang merasa gelisah. Betapa tidak, banyak artikel dan anggapan umum dari banyak orang yang mengaitkan telapak tangan (yang sering) basah oleh keringat dengan penyakit-penyakit berbahaya seperti jantung atau ginjal.

Selain kekhawatiran terkait penyakit tertentu, telapak tangan dengan keringat berlebih juga cukup mengganggu seseorang, misalnya bagi pelajar yang harus menggunakan tangannya untuk mencatat dan mengerjakan tugas di buku. Dengan tangan yang basah, kenyamanan dan kelancaran kegiatan mereka dapat terganggu.

Ada apa dengan telapak tangan berkeringat?

Keluhan mengenai telapak tangan yang berkeringat bisa bervariasi; mulai dari yang biasa saja; dalam artian, keringat yang keluar tidak begitu banyak; hingga mereka yang telapak tangannya berkeringat banyak dengan frekuensi yang sering.

Pada kenyatannya, kondisi semacam ini memang bisa berbeda-beda tergantung pada penyebabnya. Dalam beberapa kasus, telapak tangan berkeringat menandakan adanya masalah di organ-organ tertentu di dalam tubuh.

Namun, di pada kasus lainnya, gejala ini tergolong normal, hanya merupakan respon normal dari tubuh seseorang.

Masalah jantung
Jantung yang bermasalah memang menjadi salah satu penyebab kuat yang menimbulkan keringat berlebih di telapak tangan. Indikasi dari adanya penyakit jantung ini terlihat dengan munculnya keringat dalam jumlah banyak, beberapa bahkan hingga menetes.

Kelenjar keringat dengan produksi berlebih
Selain penyakit jantung, telapak tangan berkeringat juga dapat menandai adanya jaringan keringat yang memproduksi keringat dengan jumlah yang lebih dari normal.

Produksi berlebih ini diakibatkan oleh beberapa kondisi, antara lain pengaruh kondisi psikologis. Kebanyakan orang mengalaminya di saat mereka mengalami ketakutan yang sangat, stress, atau sakit. Selain psikologis, dampak neurologis pun bisa memicu kelenjar keringat untuk memproduksi keringat lebih banyak dari biasanya.

Kelebihan hormone tiroid (hipertiroid)
Jumlah hormone tiroid yang berlebih pun dapat mengakibatkan munculnya keringat berlebihan pada telapak tangan juga kaki. Namun, kondisi ini biasanya diikuti dengan gekala lain; seperti seringnya seseorang berada pada kondisi gemetara, jantung sering berdebar, buang air besar lebih sering dari biasanya, bola mata terlihat lebih menonjol, serta kelainan lainnya. Jika gejala-gejala tidak muncul, bisa jadi telapak tangan berlebih hanyalah reaksi normal tubuh yang tidak perlu dikhawatirkan.

Mengatasi telapak tangan berkeringat

Jika anda memiliki pengalaman dengan telapak tangan berkeringat yang terlihat tidak normal dibandingkan dengan orang lain, tidak ada salahnya anda waspada. Ada baiknya anda memeriksakan diri untuk mengetahui penyebabnya.

Mencari tahu tentang penyebab telapak tangan berkeringat adalah hal pertama yang harus dilakukan sebelum melakukan penanganan tertentu. Selain memeriksakan diri ke dokter, anda pun dapat mengamati peristiwa tersebut: terjadi terus menerus atau sekali-kali.

Jika telapak tangan anda berkeringat hanya di saat-saat tertentu; misalnya saat anda stres, kemungkinan besar keadaan tersebut adalah respon normal dari tubuh anda.

sumber: perempuan.com

Mengenal Penyakit Stroke dan 7 Gejalanya

Stroke merupakan penyakit penyebab kematian terbesar di dunia selain jantung dan kanker. Di Indonesia, penyakit stroke menduduki peringkat pertama atas kecacatan yang ditimbulkannya. Dari hasil penelitian, satu di antara enam orang di dunia menderita penyakit stroke. Namun, masih banyak orang yang belum mengenal dan menyadari bahaya penyakit “silent killer” ini. Tak heran, karena stroke memang tidak memiliki gejala spesifik meskipun level keparahannya telah mencapai 90%.

Apa itu stroke?

Stroke adalah suatu kondisi medis serius yang dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, cacat jangka panjang, bahkan kematian. Stroke dapat terjadi karena dua (2) hal, yaitu karena terjadinya penyumbatan aliran darah yang kaya oksigen ke otak dan adanya pendarahan di otak. Kedua kasus ini dapat mengakibatkan kematian sel-sel otak dan dapat meninggalkan kerusakan sel-sel otak secara permanen.


Jenis-jenis stroke

Ada dua (2) jenis stroke. Pertama, dan yang lebih umum terjadi adalah stroke iskemik. Stroke iskemik disebabkan karena penyumbatan pembuluh darah arteri yang memasok darah kaya oksigen ke otak. Penyumbatan aliran darah ke otak ini dapat terjadi karena adanya bekuan / gumpalan darah.

Terkait stroke iskemik, anda perlu mengenal istilah Transient Ischemic Attack (TIA) yang juga dikenal sebagai “mini-stroke”. TIA berlangsung dalam waktu singkat dan hanya sebagian aliran darah ke otak yang tersumbat.  Karena sifatnya yang singkat dan parsial tersebut, TIA biasanya menyebabkan kerusakan sel otak namun tidak permanen. Meskipun secara teknis TIA bukanlah stroke, secara signifikan TIA dapat meningkatkan kemungkinan Anda akan menderita stroke.

Jenis kedua adalah stroke hemoragik. Stroke hemoragik terjadi karena pembuluh arteri di otak pecah sehingga menyebabkan terjadi pendarahan. Pendarahan tersebut  dapat merusak sel-sel otak karena adanya tekanan darah yang berlebih pada otak. Dua (2) penyebab paling umum dari stroke hemoragik adalah aneurisma (pelebaran abnormal pembuluh darah karena kondisi dinding pembuluh darah yang lemah) dan tekanan darah tinggi / hipertensi.


7 tanda dan gejala stroke

Meskipun tidak memiliki gejala yang spesifik, Anda perlu waspadai tujuh (7) gejala umum stroke berikut ini :

1. kelemahan mendadak
2. gangguan penglihatan : penglihatan kabur, penglihatan menghitam, atau penglihatan ganda
3. hilang kesadaran
4. kelumpuhan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau kaki (terutama jika itu hanya pada satu sisi tubuh)
5. kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
6. kesulitan berjalan karena mengalami pusing, hilang keseimbangan, atau hilang koordinasi
7. sakit kepala mendadak, apalagi disertai dengan muntah atau pusing.


Faktor resiko stroke

Beberapa kondisi kesehatan berikut dapat meningkatkan resiko Anda terserang stroke

a. Penderita obesitas
b. Penderita diabetes
c. Penderita hipertensi
d. Orang dengan atau riwayat keluarga penyakit jantung
e. Orang yang telah mengalami TIA
f. Orang dengan riwayat keluarga stroke atau TIA
g. Perokok
h. Peminum alkohol atau pengguna obat-obatan terlarang
i. Usia yang semakin tua
j. Orang di bawah stres yang tinggi atau tertekan
k. Orang dengan aktivitas fisik minimal
l. Orang dengan gangguan napas saat tidur (mengorok)


Penting untuk diingat, bahwa keterlambatan penanganan stroke dapat menyebabkan kerusakan otak dan cacat permanen. Deteksi dini dan penanganan segera dapat membantu mencegah serta mengurangi terjadinya stroke secara signifikan. 


Sumber : justnaturallyhealthy.com 

Kamis, 18 Desember 2014

Anemia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Pernahkah Sobat Sehat memperhatikan apakah anak atau saudara yang masih kecil anda pucat ? Kalau belum pernah, sebaiknya mulailah mengenali kondisi pucat karena bisa saja ini merupakan gejala anemia atau kurang darah. Banyak masyarakat yang mengiria bahwa anemia hanya bisa dijumpai pada orang dewasa saja. Jangan salah, anak kecil pun bisa menderita penyakit ini.

Pada anak-anak, jenis anemia yang paling sering terjadi adalah Anemia Defisiensi Besi (ADB), atau anemia yang disebabkan karena kurangnya kadar zat besi di dalam tubuh. ADB bisa terjadi sejak masa kehamilan dan juga saat masa tumbuh kembang anak. ADB yang terjadi pada masa kehamilan dapat meningkatkan resiko kematian bayi. Sedangkan, ADB yang terjadi saat masa tumbuh kembang anak disebabkan oleh banyak faktor seperti susu formula yang rendah zat besi, kurangnya asupan zat besi dari makanan, malabsorpsi, cacingan, hingga penyakit tertentu seperti thalassemia. Kekurangan vitamin B12 dan asam folat merupakan penyebab lain anemia pada anak-anak meskipun lebih jarang dijumpai.

Akibat dari kurangnya zat besi, pembentukan sel darah merah di dalam tubuh menjadi tidak tercukupi. Seperti halnya sel-sel lain pada tubuh manusia, sel darah merah memiliki umur tertentu, yaitu sekitar 120 hari. Setelah melewati umur tersebut, sel darah merah akan dihancurkan oleh tubuh. Sel darah merah yang dihancurkan akan digantikan oleh sel darah merah baru yang diproduksi oleh sumsum tulang. Pada beberapa keadaan, penghancuran sel darah merah ini terjadi berlebihan sedangkan produksi sel darah merah tidak dapat menutupi kekurangan sel darah merah akibat penghancuran tersebut. Penyakit yang terjadi melalui mekanisme ini adalah thalassemia.


Gejala ADB pada anak-anak antara lain adalah kulit pucat yang berlangsung lama (kronis), lemas, mudah lelah, mudah mengantuk, sering mengeluh pusing, gangguan prestasi belajar karena sulit berkonsentrasi, menurunnya daya tahan tubuh (mudah infeksi), dan gangguan perilaku sosial. Pucat adalah gejala umum anemia yang paling mudah ditemukan, yang merupakan manifestasi klinis akibat rendahnya kadar hemoglobin atau kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Biasanya, kulit yang pucat ini dapat dilihat pada kelopak mata, bibir, telapak tangan, atau dasar kuku.

Anemia pada anak dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Dalam melakukan aktivitas fisik, kebugaran anak ikut terpengaruh sehingga sering menyebabkan anak mudah pingsan saat berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya. 

Untuk mencegah anemia pada anak-anak sejak dini, berikut ini tips nya :

1.  Berikan ASI eksklusif hingga usia bayi minimal 6 bulan. Meskipun kandungan zat besi ASI lebih rendah daripada susu sapi, akan tetapi tingkat penyerapannya dalam tubuh relatif lebih tinggi (50 %).

2. Berikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang mengandung zat besi pada waktu yang tepat, yaitu usia anak 6 bulan. Contoh MPASI yang mengandung zat besi adalah ikan, hati, kuning telur, dan daging tanpa lemak. 

3. Berikan juga MPASI yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Contohnya brokoli, jus tomat, jeruk, stroberi.

4. Kenali dan batasi makanan yang menghambat serta menurunkan penyerapan zat besi seperti golongan tanin (teh, cokelat, jus apel, kacang tanah), polifenol (kacang polong, gandum), dan kalsium (pada susu). 

5. Jaga selalu kebersihan lingkungan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi bakteri dan parasit yang dapat menyebabkan anak cacingan.

6. Penanganan medis.  Tidak ada salahnya bila Anda memberikan suplemen zat besi dan vitamin C pada anak yang mengalami ADB. Namun, cara mengobati anemia harus sesuai dengan kondisi medis anak tersebut. Sehingga, dengan diketahui apa penyebabnya dapat diberikan terapi pengobatan yang tepat.

Sumber : idai.or.id

Sabtu, 29 November 2014

Kerokan Saat Masuk Angin, Menyembuhkan atau Bahaya..?

Siapa yang tak kenal kerokan? Meskipun dunia medis sudah semakin canggih, pengobatan alternatif yang satu ini masih menjadi andalan bagi sebagian orang Indonesia untuk mengobati masuk angin. Namun, metode yang sudah diterapkan turun-temurun ini masih menuai kontroversi hingga sekarang. Ada yang percaya bahwa kerokan bisa menyembuhkan, ada juga yang khawatir terhadap dampaknya bagi kesehatan tubuh.

Kerokan adalah pengobatan tradisional Jawa untuk mengatasi gejala masuk angin, yang ditandai dengan tubuh merasa kedinginan, perut kembung, hidung berair (meler), nyerti otot, dan sakit kepala. Metode ini sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dan ternyata dipraktekkan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Cina (gua sha), Kamboja (goh kyol), dan Vietnam (cao gio).

Kerokan dilakukan dengan cara menekan dan menggeser-geserkan benda tumpul (biasanya uang logam) ke kulit tubuh terutama di ruas-ruas tulang belakang dan leher secara berulang-ulang hingga terjadi bilur-bilur atau guratan berwarna merah. Agar tidak melukai kulit, benda tumpul dikombinasikan dengan cairan pelicin (losion, minyak angin, atau balsem). Minyak angin atau balsem juga dapat membantu menghangatkan tubuh.

Menurut seorang akupunturis klinik Dr. Koosnadi Saputra, SpRad., kerokan bepedoman pada Hukum Einstein, dimana energi atau panas dihasilkan dari gesekan antara dua benda. Gesekan antara permukaan kulit tubuh dengan benda tumpul akan menghasilkan panas atau suhu tubuh yang meningkat. Panas tersebut menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah yang otomatis memperlancar peredaran darah dan pasokan oksigen ke jaringan otot dan organ tubuh.

Bilur-bilur atau guratan berwarna merah yang dihasilkan dari permukaan tubuh yang dikerok dapat dipakai sebagai tolak ukur berat ringannya masuk angin. Makin merah warnanya makin berat derajat sakitnya. Timbulnya warna kemerahan pada kulit ini masih mengundang perdebatan di kalangan medis. Di Amerika dikatakan bahwa metode ini adalah suatu tindakan “abuse” karena terkesan melukai kulit. Namun, sebuah penelitian yang dilakukan oleh dr. Didik Gunawan Tamtomo (dosen fakultas kedokteran UNS) terhadap jaringan biopsi kulit sesudah kerokan tidak menunjukkan adanya kerusakan kulit. Yang terjadi hanyalah reaksi inflamasi atau radang. Inflamasi sendiri merupakan salah satu mekanisme penyembuhan tubuh.

Penelitian mengenai manfaat kerokan juga dilakukan di bawah bimbingan tiga guru besar fakultas kedokteran di Surabaya. Hasil penelitian tersebut, kerokan dapat menyebabkan kenaikan beta-endorfin sehingga mengurangi rasa nyeri otot (mialgia) dan mengakibatkan badan penderita terasa lebih segar. Kerokan juga merangsang organ viscera (organ dalam) terutama paru-paru dan jantung sehingga penderita bisa bernapas lebih lega, dan peredaran darah pun lebih lancar.

Nah, dari apa yang sudah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa kerokan merupakan upaya untuk mengusir masuk angin dengan cara meningkatkan suhu tubuh dan sirkulasi darah. Bukan mengeluarkan angin lewat pori-pori kulit seperti yang selama ini dipahami oleh orang awam, karena angin atau udara hanya bisa masuk atau keluar melalui organ pernapasan dan pencernaan.

Meskipun merupakan metode pengobatan tradisional yang murah dan sudah diteliti secara ilmiah, harus dipahami bahwa kerokan hanyalah sebuah langkah pencegahan. Sobat Sehat tetap harus pergi ke dokter untuk mengkonsultasikan kondisi tubuh dan mendapatkan obat, terutama bila sakit tidak kunjung sembuh. Selain itu, selama sakit lakukan hal-hal yang dapat membantu kesembuhan. Perbanyak minum air putih, konsumsi makanan dan minuman hangat yang bergizi, serta istirahat dan tidur cukup. Salam Sehat. (*)


Sumber : tanyadok.com, klikdokter.com

Sabtu, 22 November 2014

8 Rahasia sehat untuk melawan flu di musim penghujan

Musim penghujan datang dan itu berarti bahwa ancaman flu serta penyakit lainnya pun datang. Virus penyakit sendiri dapat berkembang biak di musim ini sebab udara menjadi lembab dan kondisi ini merupakan favorit dari berkembangnya virus.

Tindakan pencegahan tentu saja perlu untuk Anda lakukan demi menangkal datangnya flu. Hal ini disebabkan karena ketika flu menghinggapi tubuh, maka Anda tidak bisa beraktivitas dengan baik. Dilansir dari boldsky.com, inilah rahasia sehat untuk menangkal datangnya flu.

Hindari mengonsumsi minuman beralkohol
Perilaku begadang dengan mengonsumsi minuman beralkohol hanya akan menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar untuk terkena flu. Sebab kebiasaan ini hanya akan menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga virus dan bakteri mampu memasuki tubuh dengan mudah.

Banyak minum teh dengan lemon dan madu
Teh herbal dengan lemon dan madu adalah minuman yang paling efektif untuk melawan flu. Sebab minuman ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda serta mampu menghangatkan badan.
Konsumsi banyak protein
Makanan dengan tinggi protein bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu perbanyak konsumsi protein dengan rendah lemak di dalamnya.

Maksimalkan penggunaan hand sanitizer
Menjaga kebersihan juga merupakan salah satu cara paling mudah untuk mencegah masuknya virus dalam tubuh. Sehingga jangan ragu untuk menggunakan hand sanitizer demi membunuh bakteri dan virus penyebab penyakit.

Tingkatkan konsumsi mineral
Mineral juga merupakan nutrisi yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghangatkan tubuh Anda. Salah satunya adalah seng. Sehingga perbanyak konsumsi makanan yang mengandung seng seperti daging, sayuran hijau, dan biji-bijian.

Minum jus
Selain minum teh, minum jus juga merupakan cara yang aman untuk mencegah flu. Jus membantu untuk membuang racun dari sistem kelenjar getah bening Anda sehingga tubuh menjadi lebih sehat. Kandungan vitamin C di dalamnya yang berasal dari buah juga ampuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Berkeringat
Berkeringat adalah cara yang baik untuk mencegah tubuh Anda dari tertularnya virus flu saat musim hujan. Oleh karena itu jangan malas untuk berolahraga meski di musim hujan.

Tidur cukup
Tidur atau istirahat yang cukup merupakan rahasia penting agar tubuh Anda selalu sehat. Pastikan bahwa Anda memiliki waktu 8 jam per hari untuk tidur.

Intinya, menjaga kesehatan tubuh dengan cara menjalankan pola hidup sehat merupakan cara yang paling efektif bagi Anda agar terhindar dari berbagai macam penyakit tidak hanya flu. Sehingga mari jalankan pola hidup sehat mulai dari sekarang. Salam Sehat Apotek Iqfar Farma.

Sumber : http://www.merdeka.com/

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More